Perusahaan mengimbau pengguna untuk senantiasa melakukan riset mandiri dan menyesuaikan transaksi dengan profil risiko masing-masing.
Emiten milik konglomerat Sugianto Kusuma dan Grup Salim, PT Bangun Kosambi Tbk (CBDK) bakal melakukan pembelian kembali saham alias buyback senilai Rp250 miliar.
BPBD Kotim catat 1.394 hektare lahan terbakar dan 6.139 hotspot hingga Agustus 2026. Penanganan karhutla terhambat lokasi jauh dan krisis air.gaya hidup sehat